Oleh Ustadz
Merasa telah aman dari siksa api neraka merupakan sikap ketidakwaspadaan terhadap masa akhirat kelak. Perasaan seperti ini akan menjadikan hati ini lalai terhadap amal sholeh. Hati yang mengajak fikiran untuk jauh dari perbuatan-perbuatan yang baik atau perbuatan yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Agar terhindar dari perasaan aman dari zona aman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Hati manusia mudah berubah
Qolbun bahasa arab yang berarti hati. Qolbun berasal kata dari qolaba yang berarti berbolak balik. Hati dinamakan qolbun karena hati tidak mempunyai kepastian dalam keinginan, sekarang ingin ini dan besok sudah berubah ingin itu, dan begitu banyak contohnya.
- Kita belum berada di zona aman sebagaimana 10 sahabat Nabi saw
10 Sahabat tersebut adalah
- Abu Bakar Assiddiq ra
- Umar Bin Khataab ra
- Utsman Bin Affan ra
- Ali Bin Abi Tholib ra
- Thalhah Bin Abdullah
- Zubair Bin Awaam
- Sa'ad Bin Abi Waqaas
- sa'id Bin Zaid
- Abdurrahman Bin Auf
- Abu Ubaidillah Bin Jarrah
- Mengapa tidak boleh merasa aman
- Karena manusia senang dan sering menuruti nafsu
- Karena syetan lebih hebat dari manusia, bertekat menyesatkan manusia (lebih senior, tidak putus asa untuk menyesatkan manusia)
- tanpa pertolongan Allah manusia kalah oleh godaan syetan.
- Harus bagaimanakah kita?
- Jangan merasa diri suci
- Selalu isti'adzah dari godaan syetan
- Selalu berdo'a memohon hidayah dan memohon dikokohkan iman
- Selalu istiqomah melaksanakan perintah dan menghindari larangan Allah
Setiap orang tidak ada yang sempurna sekalipun ia adalah ustadz. Jagalah dan Berhati-hatilah
BalasHapusJos peekk
BalasHapusJos peekk
BalasHapusJos peekk
BalasHapus